Interaksi Terkini

Setiap hari saya lewat underpass karanglo singosari, terlihat kotor sekali bekas² potongan tebu terlindas serta sampah menumpuk sepanjang underpass dan sekitaranya. Mulai ditumbuhi rumput² yang bisa cepat rusàk karena akar² rumput. Sebagai warga singosari yg setiap hari lewat jadi risih, mudah2an bapak bapak pejabat berwenàng peduli akan hal ini. Terima kasih

Tanggapan

Menindaklanjuti laporan Saudara melalui aplikasi Surat Warga tentang adanya sampah tebu yang jatuh dan terlindas di jalan serta sampah menumpuk di sepanjang underpass Karanglo Singosari, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Pada hari Selasa, 20 September 2022 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang telah melakukan pembersihan di sepanjang jalan underpass Karanglo Singosari. 2. Sehubungan lokasi yang Saudara laporkan merupakan jalan umum nasional (fasilitas umum) maka menjadi tanggung jawab bersama para pengguna jalan untuk mengupayakan keselamatan serta keamanan dalam membawa muatan yang menjadi kewenangan dari DISHUB (DLLAJR) untuk melakukan pengawasan terhadap muatan barang; 3. Terkait keberadaan tumpukan sampah sebenarnya tidak akan terjadi jika masyarakat pengguna jalan dan para pemilik usaha dan/atau kegiatan (sekolah, kantor, toko, lapak, rumah hunian) di sepanjang underpass ikut peduli dan bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan melakukan pengelolaan sampah. Demikian untuk menjadikan maklum dan terima kasih.



Kepada yth bpk/ibu kepala dinas lingkungan di kab malang kami warga melaporkan tentang pembuangan kotoran hewan ternak sapi di selokan jalan utama jika terjadihujan sampai meluber ke jalan-jalan dan selokan mampet dan kami juga sudah melaporkan ke perangkat desa kami tapi tidak ada jawaban yg jelas kiranya bpk/ibu memberi teguran atau sangsi bagi warga yg membuang kotoran sembarangan di selokan yg membuat selokan mampet dan merugikan warga lain mohon di tintak lanjuti lokasi dusun boro jabung rt/rw05/06 jl kertosari kelurahan jabung malang

Tanggapan

Menindaklanjuti pengaduan Saudara melalui aplikasi Surat Warga tentang adanya limbah kotoran sapi di saluran umum Dusun Boro Desa Jabung, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang telah melaksanakan verifikasi pengaduan pada tanggal 22 -23 Agustus 2022 di beberapa peternak sapi perah di RT 05 RW 6 Dusun Boro. 2. Hasil verifikasi pengaduan adalah sebagai berikut: a. Pihak Desa Jabung pernah menerima pengaduan dengan substansi pengaduan yang serupa dan ditindaklanjuti dengan adanya surat pernyataan pemilik peternakan untuk tidak membuang kotoran sapi ke saluran umum; b. Terhadap substansi pengaduan, memang ditemukan adanya kotoran sapi di saluran umum di lokasi yang Saudara adukan yang bersumber dari beberapa pelaku usaha peternakan sapi perah; c. Sebagian besar peternak sapi perah di Desa Jabung merupakan anggota dari KAN Jabung. 3. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang akan berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak KAN Jabung untuk memberikan pembinaan terhadap peternakan sapi perah agar ikut bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Demikian untuk menjadikan maklum dan terima kasih.



Selamat siang bapak/ibu Kami sangat merasa terganggu dengan bau yg di timbulkan buangan sisa dari pabrik gula . Di daerah Wagir Sukodadi. Mau bisa minta di tinjau ulang untuk masalah yang di timbulkan.

Tanggapan

Menindaklanjuti pengaduan Saudara tentang adanya bau menyengat yang bersumber dari usaha dan/atau kegiatan industri pupuk organik yang berbahan baku blotong dari industri gula, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang telah melaksanakan verifikasi pengaduan pada tanggal 7 - 8 Juni 2022 dengan melakukan tinjauan lapangan di PT. Tunas Agung Sentosa yang berlokasi di Desa Sidodadi Kecamatan Wagir dengan melakukan pengawasan terhadap upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. 2. Hasil verifikasi pengaduan adalah sebagai berikut: a. Berdasarkan fakta administrasi dan fakta lapangan diperoleh data bahwa terdapat beberapa kewajiban dalam pengelolaan lingkungan hidup yang masih belum dicukupi oleh PT. Tunas Agung Sentosa; b. Terhadap substansi pengaduan, memang ditemukan bau blotong di lokasi yang dilaporkan; c. ‘Hasil kegiatan verifikasi lapangan dan fakta lapangan dituangkan ke dalam Berita Acara Verifikasi Pengaduan yang ditandatangani oleh tim pelaksana verifikasi pengaduan dan pihak PT. Tunas Agung Sentosa. 3. Sehubungan adanya kewajiban yang belum dilaksanakan oleh PT. Tunas Agung Sentosa, maka Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang akan menerbitkan surat peringatan untuk dan atas nama PT. Tunas Agung Sentosa. Demikian untuk menjadikan maklum dan terima kasih.



Kepada yth : Bpk/Ibu Pimpinan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Assalamualaikum wr.wb Dengan hormat, Dengan ini kami bermaksud memohon dukungan kepada Bpk/Ibu kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab.Malang.Dimana TPST Mbalek Jati saat ini benar-benar membutuhkan bantuan pembangunan supaya lebih layak untuk kami berkegiatan, dimana kegiatan kami sangat berkesinambungan dengan tujuan kita bersama yaitu mewujudkan lingkungan yang bersih dan juga sehat.Sebagai bahan evaluasi kami menyertakan kegiatan kami di media sosial yang bisa di akses malalui media berikut: Chanel YouTube : TPST MBALEK JATI Desa Kranggan https://youtube.com/channel/UCaNTCWtEDvi6PtsYHAjr88A Follow IG : @tpst_mbalekjatiofficial Facebook : Tpst Mbalek Jati Demikian surat permohonan ini kami sampaikan.Besar harapan kami untuk dapat terkabulkannya permohonan ini.Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. wassalamualaikum wr.wb

Tanggapan

Kepada Yth. Ketua TPST Mbalek Jati Desa Kranggan Menindaklanjuti surat saudara mengenai permohonan bantuan pembangunan TPST Mbalek Jati Desa Kranggan, Bersama ini disampaikan hal sebagai berikut : 1. Kami sampaikan terima kasih atas kepedulian pengelolaan sampah di Desa Kranggan, semoga bisa berlangsung secara berkelanjutan; 2. Bahwa berdasarkan permohonan tersebut, kami mohon maaf, mengingat anggaran pengelolaan sampah tahun ini di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang sangat terbatas maka tidak dapat memenuhi permohonan tersebut; 3. Terkait pengelolaan TPST untuk residu dari hasil pemilahan sampah bisa dilakukan kerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Persampahan terdekat. Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.



Yth. Dinas Lingkungan Hidup Mohon informasi untuk pengaduan berkaitan dengan pencemaran lingkungan yang disebabkan kandang yang terlalu dekat dengan pemukiman. Terima kasih.

Tanggapan

1. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 20, menjelaskan bahwa: - Ayat (1) : “Penentuan terjadinya pencemaran lingkungan hidup diukur melalui baku mutu lingkungan hidup” - Ayat (2) : “Baku mutu lingkungan hidup meliputi: a. Baku mutu air; b. Baku mutu air limbah; c. Baku mutu air laut; d. Baku mutu udara ambien; e. Baku mutu emisi; f. Baku mutu gangguan dan g. Baku mutu lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.” - Ayat (3) : “Setiap orang diperbolehkan untuk membuang limbah ke media lingkungan hidup dengan persyaratan: a. Memenuhi baku mutu lingkungan hidup; dan b. Mendapat izin dari Menteri, Gubernur, atau Bupati/ Walikota sesuai dengan kewenangannya.” 2. Jadi, untuk mengetahui apakah telah terjadi pencemaran lingkungan, harus dilakukan pengujian kualitas lingkungan terlebih dahulu dengan menggunakan laboratorium lingkungan terakreditasi dan teregistrasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar mendapatkan informasi/data apakah kondisi lingkungan berada di bawah atau melebihi baku mutu lingkungan hidup. Demikian untuk menjadikan maklum.